Transit Merkurius: Fenomena Langka, 13 Kali dalam 100 Tahun

Transit Merkurius Fenomena Langka, 13 Kali dalam 100 Tahun

Transit Merkurius: Fenomena Langka, 13 Kali dalam 100 Tahun

Transit Merkurius Fenomena Langka, 13 Kali dalam 100 Tahun
Transit Merkurius Fenomena Langka, 13 Kali dalam 100 Tahun

– Transit Merkurius menjadi fenomena alam langka yang terjadi sepanjang November.

Transit Merkurius terjadi pada hari ini (11/11), fenomena ini tidak akan terjadi lagi pada 2032. Transit terakhir Merkurius terjadi pada Mei 2016. Transit Merkurius terjadi hanya 13 kali dalam 100 tahun.

Transit Merkurius terakhir terjadi pada 8 November 2006 dan 9 Mei 2016. Meski tergolong peristiwa langka, namun transit planet terdekat dengan Matahari ini lebih sering terjadi ketimbang Transit Venus yang terjadi hanya sekitar dua kali dalam satu abad.

Pada peristiwa ini Matahari-Merkurius-Bumi ada pada garis sejajar

. Sehingga, Merkurius tampak tengah menyeberangi permukaan Matahari. Ketika diamati dari Bumi, Merkurius akan terlihat seperti titik kecil di Matahari.

Lihat juga:Alasan Matahari Menjadi Pusat Tata Surya
Peneliti LAPAN Rhorom Priyatikanta mengatakan fenomena langka ini tidak dapat disaksikan di Indonesia. Rhorom menjelaskan bahwa di saat transit itu terjadi, letaknya sudah tidak mendekati Indonesia.

Saat transit terjadi, Indonesia sudah memasuki pukul 19.35 WIB

(11/11) dan berakhir pada pukul 01.04 WIB (12/11). Oleh karena itu, fenomena tidak bisa dilihat dari Indonesia.

“Pada saat itu, Matahari sudah berada di bawah ufuk Indonesia. Demikian pula Merkurius,” ujar Rhorom saat dihubungi beberapa waktu lalu (30/10).

Namun Rhorom menjelaskan peristiwa langka ini bisa disaksikan lewat internet. Sebab, beberapa observatorium dunia melakukan siarang langsung peritiwa ini.

 

Sumber :

https://zalala.co.id/

Author: 6ketr