Cara Mengajarkan Anak Bertanggung Jawab

Cara Mengajarkan Anak Bertanggung Jawab

Sikap tanggung jawab usahakan diajarkan pada anak semenjak dini. Sebab, kelaziman ini akan menyusun karakternya menjadi individu yang mandiri. Di samping itu, mengajarkan anak bertanggung jawab ketika masih kecil pun belum terlampau sulit. Mereka selalu beranggapan bahwa orang-orang di rumah ialah sosok-sosok terdekat yang sangat mereka percayai dan pantas untuk diikuti.

Meskipun demikian, ada sejumlah hal yang butuh Anda simaklah saat mengajar anak supaya bisa berdikari dan tidak hanya bergantung pada pengasuhnya. Berikut 4 teknik mengajarkan anak bertanggung jawab.

Berikan Pengertian

Saat mengajarkan anak bertanggung jawab, terdapat baiknya Anda pun memberikan definisi secara perlahan. Anak-anak perlu memahami bahwa masing-masing tindakannya mesti menjadi tanggung jawab sendiri serta bakal menghasilkan sebuah akibat. Misalnya, ketika mengajari anak melemparkan sampah, berikan pemahaman bahwa lokasi tinggal yang bersih akan menciptakan mereka sehat.

Biarkan Mereka Belajar dari Pengalaman Sendiri

Terkadang, beberapa orang tua merasa tidak tega saat menyerahkan tanggung jawab untuk anak. Ujung-ujungnya, semua pengasuh atau mereka sendirilah yang menggarap semua tugas anak sampai menjelang dewasa. Saat anak tumbuh manja, mereka bakal sulit pulang menjadi pribadi yang mandiri sebab sudah terbiasa dibantu.

Untuk itu, biarkan mereka mendapat pengalamannya sendiri. Saat belajar makan, mereka bakal berlepotan. Ketika masih belajar berjalan, barangkali mereka sering terjatuh. Saat belajar mandi, dapat jadi tubuhnya tidak sebersih ketika Anda mandikan. Tugas orang tua bukanlah melarangnya melakukan kegiatan mandiri, tetapi tetap mengawasi, menyerahkan bimbingan, dan mempercayainya untuk dapat bertanggung jawab pada diri sendiri.

Mulai dari Hal Sederhana

Tanggung jawab yang dibebankan untuk anak tentu bertolak belakang dari orang tua. Ketika mengajarkan anak bertanggung jawab, Anda dapat memulainya dari hal-hal sederhana, yang dapat dengan gampang mereka kerjakan sendiri. Misalnya, membalikkan mainan ke lokasi semula atau menempatkan pakaian kotor di lokasi yang tersedia. Jika telah berhasil, Anda dapat mulai memberinya tanggung jawab yang lebih besar, seperti: menolong merapikan lokasi tidur dan belajar mandi sendiri.

Buatlah Pola Perulangan

Proses mengajarkan anak bertanggung jawab lazimnya tidak dapat dilakukan secara singkat. Anda memerlukan waktu sampai sikap itu menjadi sebuah kelaziman yang susah diubah. Bagi itu, buatlah pola perulangan masing-masing hari.

Sebelum makan, ajarkan anak untuk membasuh tangan. Kemudian, biarkan mereka santap sendiri. Setelah itu, piring dan gelas kotor mesti segera ditaruh ke lokasi pencucian, tidak tidak dipedulikan tergeletak di meja makan. Jika dilaksanakan terus-menerus, kegiatan mandiri itu tentu dapat menjadi kelaziman baik yang bakal dibawa sampai dewasa.

Ajak Melihat Pengalaman Orang Lain Melalui Cerita

Selain melewati pengalaman langsung, kita juga dapat mengajarkan anak bertanggung jawab melewati pengalaman orang beda dari kisah pendek. Ada tidak sedikit cerita pendek di majalah anak atau media online yang berisi sekian banyak kisah unik untuk anak-anak. Dari situ, anak-anak bisa mengenal sikap bertanggung jawab dari semua tokoh serta dampak dari segala perbuatannya.

Jadilah Contoh yang Baik guna Anak

Salah satu karakteristik yang ada pada individu anak-anak ialah mereka dapat menjadi peniru yang andal. Sebagai contoh, anak-anak dapat dengan gampang merekam dan mengekor gaya berbahasa figur di televisi, sekalipun tersebut bukan bahasa ibunya. Mereka juga dapat berubah kasar setelah menyaksikan tayangan yang mengandung adegan kekerasan.

Hal itu berlaku pun saat anak belajar tanggung jawab di rumah. Saat orang tua dapat menjadi misal yang baik guna anak, mereka pun bakal meniru urusan yang sama. Apabila kegiatan bertanggung jawab yang diajarkan untuk anak juga dilaksanakan oleh orang tua, mereka juga kelak dapat menjadi individu yang bertanggung jawab dan mandiri. Misalnya, ketika meminta anak menempatkan sepatu di rak atau pakaian kotor di keranjang, tidak boleh sampai Anda mengerjakan hal sebaliknya.

Mengajarkan anak bertanggung jawab memang memerlukan kesabaran dan usaha yang besar. Namun, bila dilaksanakan secara disiplin, sikap tersebut dapat menjadi bekal yang urgen untuk kehidupan anak di masa depan.

Sumber : http://www.fotka.pl/link.php?u=https://www.pelajaran.co.id

Author: 6ketr