Pertentangan dalam Kelompok

Pertentangan dalam Kelompok

Pertentangan dalam Kelompok

Pertentangan dalam Kelompok
Pertentangan dalam Kelompok

Pertentangan dalam

kelompok adalah kecenderungan suatu kelompok untuk membuat keputusan yang lebih ekstrim dibanding dengan usulan-usulan atau pemikiran-pemikiran anggotanya (Brauer, Judd, & Jacquelin, 2001; Moscovici & Zavalloni, 1969). Dampak pertentangan dalam kelompok ada 3, yaitu:

  1. Pengaruh normatif: kelompok bertentangan karena anggotanya ingin memberikan kesan yang baik kepada anggota yang lain. Oleh karena itu mereka saling membandingkan pendapat mereka dan menguatkan pendapat mereka agar lebih bisa meyakinkan kelompok.
  2. Pengaruh informasi: kelompok  bertentangan karena anggota kelompok mendapatkan informasi baru yang bisa mengubah pendapat awal mereka (Kaplan & Miller, 1987) dan anggota kelompok dihadapkan pada argumentasi yang pesuasif (Burnstein & Vinokur, 1977; Isenberg, 1987).
  3. Pengakuan sosial: kelompok bertentangan karena individu ingin dianggap dan diakui sebagai anggota kelompok (Isenberg, 1986; Kaplan & Miller, 1987).

 

Keterlibatan dalam Pengambilan Keputusan

Ada dua alasan mengapa semua anggota kelompok harus terlibat dalam proses pengambilan keputusan. Alasan pertama adalah untuk meningkatkan kualitas keputusan dengan memanfaatkan semua sumber daya yang dimiliki setiap anggotanya. Alasan kedua adalah untuk meningkatkan komitmen anggotanya dalam melaksanakan hasil keputusan. Mungkin suatu keputusan bisa dibuat hanya oleh beberapa anggota kelompok saja (tidak oleh semua anggota kelompok) apabila:

  1. Keputusan yang diambil yang diambil terkait dengan masalah yang tidak berhubungan langsung dengan anggotanya.
  2. Keputusan yang diambil merupakan keputusan yang sederhana dan mudah, sehingga tidak perlu untuk berkoordinasi dengan seluruh anggota.
  3. Keputusan tersebut harus dibuat secepatnya.

 Perubahan Pola Sikap dan Perilaku

Penyebab suksesnya diskusi kelompok adalah komitmen bersama dan tingkat penerimaan dalam kelompok (Bennet, 1955; Pelz, 1958, Haravey, Bass, 1958). Ketika orang berpartisipasi dalam diskusi kelompok untuk mengubah perilaku atau sikapnya, maka mereka akan melaksanakan hasil keputusan diskusi apabila mereka berkomitmen pada kelompok dan percaya bahwa anggota lainnya juga melaksanakan keputusan tersebut.

Sumber : https://topsitenet.com/article/213043-understanding-and-examples-of-explanatory-texts/

Author: 6ketr