Pemasaran Pariwisata Masih Tradisional

Pemasaran Pariwisata Masih Tradisional

Pemasaran Pariwisata Masih Tradisional

Pemasaran Pariwisata Masih Tradisional
Pemasaran Pariwisata Masih Tradisional

BANDUNG-Masalah pemasaran yang masih bersifat tradisonal

menjadi salah satu kendala untuk meningkatkan angka kunjungan wisatawan, khususnya wisatawan mancanegara ke Indonesia. Demikian dikemukakan Popy Rufaidah, Ketua Program Magister Manajemen Unpad.

“Saat ini masih banyak perusahaan yang bergerak

di bidang pariwisata maupun pemerintah daerah masih menggunakan cara-cara tradisional,” ucap Popy, dalam Diskusi Strategi Promosi Pariwisata Jabar di Hotel Panghegar Bandung, Rabu (28/12).

Menurut Popy, dengan masih menggunakan pemasaran

tradisional seperti pemasangan iklan di koran, majalah maupun pamflet maka akan sulit untuk menjangkau pangsa pasar internasional.

“Cara-cara pemasangan iklan di koran, majalah atau cetakan-cetakan yang baca itu orang-orang tertentu, itu sulit diakses oleh calon pasar yang sudah tersebar di seluruh dunia,” katanya.

 

Baca Juga :

Author: 6ketr