Gubernur Tutup Pasanggiri Angklung

Gubernur Tutup Pasanggiri Angklung

Gubernur Tutup Pasanggiri Angklung

Gubernur Tutup Pasanggiri Angklung
Gubernur Tutup Pasanggiri Angklung

BANDUNG – Gubernur Jawa Barat menutup Pasanggiri atau Lomba Angklung

Tingkat Sekolah Dasar se-Jawa Barat di Auditorium RRI Bandung, pada Sabtu (15/11). Gubernur pun mengapresiasi acar sebagai bagian dari cara melestraikan Angklung yang melalui lembaga pendidikan.

Menurut Gubernur salah satu cara terbaik dalam mewariskan nilai leluhur dan seni budaya adalah melalui lembaga pendidikan. “Pewarisan, Pembudayaan, apa saja termasuk seni-budaya dan Angklung di dalamnya yang paling efektif itu adalah lewat pendidikan”, ujar Gubernur usai acara.

Jawa Barat memiliki 24.000 SD-SMP serta 1.200-an SMA, dan Gubernur mengatakan hal ini merupakan tempat yang menarik untuk menyuburkan Angklung di Jawa Barat dan Indonesia. Untuk itu, Gubernur pun akan mengirmkan surat edaran agar setiap sekolah di Jawa Barat memiliki minimal 1 tim Angklung.

Acara Lomba Musik Angklung ini diselenggarakan selama dua hari, mulai tanggal 14-15 Novmember 2014

. Dan keluar sebagai juara pada tahun ini, yaitu:
– Juara 1: SDN Coblong 4 Bandung
– Juara 2: SDN Bianglala Bandung
– Juara 3: SDN Padasuka Bandung
– Juara Harapan 1: SDN Kebon Waru 4 Cirebon
– Juara Harapan 2: SD BPI

Turut hadir dalam “Malam Penganugerahan Pasanggiri Musik Angklung Tingkat SD se-Jabar Tahun 2014

” ini, yaitu: Dirjen Ekonomi Kreatif Berbasis Seni-Budaya Kementerian Pariwisata RI, Direktur Pelayanan & Pengembangan Usaha LPP RRI Pusat, Ketua Komisi II DPDR Jawa Barat, Kepala Dinas Kominfo Jabar, Kepala RRI Bandung, Pimpinan Saung Angklung Udjo, Perwakilan Pemerintahan Kabupaten/Kota se-Jabar, serta para Kepala Sekolah/Guru Pembimbing peserta lomba se-Jabar.

Seperti diketahui, bahwa Angklung adalah alat musik asli dari Jawa Barat-yang telah ditetapkan oleh Unesco sebagai “Karya Agung Warisan Budaya Lisan dan Nonbendawi Manusia” ini pada tanggal 16 November 2010. Mulai saat itu, setiap tanggal 16 November selalu diperingati sebagai Hari Angklung (Angklung Day).

 

Baca Juga :

 

 

Author: 6ketr