Gang Dolly

Polisi berhasil membongkar praktik prostitusi di kawasan eks lokalisasi Jarak dan Dolly. 4 Pekerja Seks komersial (PSK), 3 pria hidung belang dan 1 mucikari berhasil diamankan. Praktik esek-esek itu dibongkar Unit Reskrim Polsek Sawahan pada Minggu (21/10/2018) dini hari. Awalnya unit ini menangkap seorang mucikari bernama Imanuel Dakap warga Jalan Kupang Gunung Timur, Surabaya yang mencari pelanggan di sekitar gang Dolly. "Setelah kami amankan sang mucikari, kami keler ke sebuah rumah di Jalan Jarak No. 21, Surabaya," sebut Kanit Reskrim Polsek Sawahan, AKP Haryoko Widhi, Minggu (21/10/2018) siang. Di dalam rumah itu, Unit Reskrim Polsek Sawahan mendapati 3 pasangan (PSK dan pelanggan) sedang mesum dan seorang perempuan PSK sedang menunggu pelanggan. "Semuanya langsung kami bawa ke kantor untuk pemeriksaan," tambah Haryoko. Dari pemeriksaan terungkap, dalam aksinya, sang mucikari (Imanuel Dakap) mencari pelanggan di Gang Dolly. Setelah dapat, dia menelpon PSK agar bersiap. Kemudian mucikari mengantar pelanggan ke rumah tersebut. Setelah pelanggan bertemu PSK, mucikari kembali mencari pelanggan baru. Dari rinciannya, setiap transaksi, mucikari mendapatkan uang jasa dari PSK sebesar Rp 30 ribu dan fee dari pelanggan sebesar Rp 20 ribu. Praktek ini menyewakan kamar seharga Rp. 40 ribu. "Nah, PSK nya, mendapat bagian Rp. 130 ribu," beber Haryoko. Pada penggerebekan kali ini, Unit Reskrim Polsek Sawahan juga berhasil menyita sejumlah barang bukti antara lain 9 buah kondom yang belum dipakai, sebuah HP merk Cross sarana komunikasi serta uang tunai Rp 20 ribu.

Polisi berhasil membongkar praktik prostitusi

Gang Dolly
Gang Dolly

 

4 Pekerja Seks komersial (PSK), 3 pria hidung belang dan 1 mucikari berhasil diamankan.

Praktik esek-esek itu dibongkar Unit Reskrim Polsek Sawahan pada Minggu (21/10/2018) dini hari. Awalnya unit ini menangkap seorang mucikari bernama Imanuel Dakap warga Jalan Kupang Gunung Timur, Surabaya yang mencari pelanggan di sekitar gang Dolly.

“Setelah kami amankan sang mucikari

kami keler ke sebuah rumah di Jalan Jarak No. 21, Surabaya,” sebut Kanit Reskrim Polsek Sawahan, AKP Haryoko Widhi, Minggu (21/10/2018) siang.

Di dalam rumah itu, Unit Reskrim Polsek Sawahan mendapati 3 pasangan (PSK dan pelanggan) sedang mesum dan seorang perempuan PSK sedang menunggu pelanggan.

“Semuanya langsung kami bawa ke kantor untuk pemeriksaan,” tambah Haryoko.

Dari pemeriksaan terungkap, dalam aksinya, sang mucikari (Imanuel Dakap) mencari pelanggan di Gang Dolly. Setelah dapat, dia menelpon PSK agar bersiap. Kemudian mucikari mengantar pelanggan ke rumah tersebut. Setelah pelanggan bertemu PSK, mucikari kembali mencari pelanggan baru.

 

Dari rinciannya, setiap transaksi

mucikari mendapatkan uang jasa dari PSK sebesar Rp 30 ribu dan fee dari pelanggan sebesar Rp 20 ribu. Praktek ini menyewakan kamar seharga Rp. 40 ribu.

“Nah, PSK nya, mendapat bagian Rp. 130 ribu,” beber Haryoko.

Pada penggerebekan kali ini, Unit Reskrim Polsek Sawahan juga berhasil menyita sejumlah barang bukti antara lain 9 buah kondom yang belum dipakai, sebuah HP merk Cross sarana komunikasi serta uang tunai Rp 20 ribu.

Baca Juga : 

Author: 6ketr