Cara Memilih Aksesoris Fast Charging yang Tepat

Tips Memilih Aksesoris Fast Charging yang Tepat

Makin canggih smartphone makin lama memerlukan pula perlindungan manajemen sumber power yang maksimal. Tidak cuma mengandalkan fitur penghemat kekuatan yang umumnya telah jadi fitur standar smartphone masakini, namun termasuk memerlukan ekosistem yang komprehensif. Mulai dari jeroan yang menolong teknologi pengisian baterai paling anyar contoh pengisian cepat (fast charging), hingga aksesoris pendukung lain seperti adaptor termasuk kabel chargernya.

Di pasaran, telah banyak tersedia aksesoris charger yang tawarkan kebolehan pengisian baterai cepat. Mulai dari harga yang murah, hingga yang mahal. Namun, apakah itu cocok dan safe untuk perangkat yang digunakan?

Supaya tidak berlangsung hal-hal yang tidak diinginkan seperti smartphone over heat yang imbasnya mampu menyebabkan kerusakan komponsen smartphone atau tambah mampu meledak, tersedia baiknya Anda perhatikan sebagian hal penting sebelum akan menentukan aksesoris fast charger.

Pertama, perhatikan spesifikasi tegangan charger yang mendapat dukungan oleh smartphone Anda. Biasanya tersedia di buku panduan. Yang paling umum, berwujud info voltase yang tertera.

Perhatikan termasuk output dari charger yang tercantum, misalnya 5V-4A. Semakin besar Ampere makin lama cepat termasuk proses pengisian baterai.
Kedua, perhatikan pula ekosistem charging yang dimiliki smartphone, apakah telah menolong pengisian cepat atau tidak.
Salah satu vendor smartphone yang termasuk sediakan aksesoris charger yang menolong fast charging sekaligus punyai ekosistem pengisian cepat yang baik adalah OPPO.

Teknologi pengisian kekuatan pengembangan OPPO diklaim paling cepat dan paling safe yakni VOOC Flash Charge. Teknologi yang diperkenalkan pertama kali th. 2013 ini membawa kecepatan charging 400% lebih cepat dari charging lainnya, cuma 30 menit saja telah terisi 75% kekuatan baterai.
Salah satu yang menarik, VOOC Flash Charge OPPO menggunakan gabungan komponen 8 pin baterai, 7 pin port, serta Intelligent Control Chip MCU spesifik yang tersedia di adaptor.
Sebenarnya tidak cuma OPPO yang mengembangkan teknologi pengisian kekuatan cepat, banyak vendor termasuk berupaya mencari solusi untuk charge baterai yang lebih cepat, seperti ASUS dan Samsung yang mengklaim pengisian kekuatan 30 menit mampu terisi 50 hingga 60% kekuatan baterai.

Tentunya banyak pengguna penasaran bagaimana teknologi pengisian kekuatan cepat ini bekerja, dikarenakan walau merasakan kecepatan dan kemudahan, namun pengguna termasuk benar-benar perhatikan segi keamanannnya.

VOOC Flash Charge ini menggunakan solusi meningkatkan arus kekuatan (Ampere) untuk meraih Watt lebih, bukan meningkatkan tegangan arus kekuatan (Voltase) seperti yang di tawarkan Quick Charge punya Qualcomm, supaya dari awal telah mampu menjamin tidak bakal berlangsung bahaya yang kerap timbul dikarenakan tegangan arus kekuatan benar-benar tinggi.
Peningkatan arus kekuatan ini bekerja dari 0% hingga 90% kekuatan baterai saja, sehabis 90% maka pengisian kekuatan ulang seperti kecepatan charging biasa. Tujuannya adalah untuk menghindar berlebihan pengisian kekuatan supaya pengisian kekuatan bakal melambat hingga terisi penuh.

Selain itu, untuk menghindar terjadinya berlebihan arus kekuatan sepanjang pengisian kekuatan cepat, teknologi VOOC disertai dengan 5 lapisan proteksi keamanan berlebihan arus daya, dari adapter, baterai hingga smartphone sendiri.
OPPO mengklaim bahwa untuk merealisasikan pengisian kekuatan cepat ini, seluruh komponen pengisian kekuatan wajib didesain ulang, sebagian komponen bahkan baru pertama kali ditemukan, supaya OPPO mengajukan 16 hak paten teknikal di dalam pengembangan teknologi VOOC.

Sebagai catatan, VOOC Flash Charge yang di tawarkan OPPO ini sejatinya lebih maksimal jika digunakan pada perangkat OPPO yang termasuk telah menolong fast charging. Namun berdasarkan hasil uji PULSA, sebagian perangkat brand lain yang punyai fitur pengisian cepat termasuk ternyata mampu menggunakan VOOC Flash charge OPPO ini.

Author: 6ketr